HEADLINE

Bus ALS dan Mobil Tangki Terbakar di Muratara, Belasan Korban Tewas Dievakuasi

Bus ALS dan Mobil Tangki Terbakar di Muratara, Belasan Korban Tewas Dievakuasi

Muratara – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Lintas Sumatra, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Insiden melibatkan satu unit bus ALS dan mobil tangki milik PT Seleraya yang sama-sama terbakar hebat usai tabrakan.

Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan tersebut merupakan laka ganda antara kendaraan bus ALS dengan mobil tangki R6 PT Seleraya. Akibat benturan keras, kedua kendaraan terbakar hingga menyebabkan sejumlah korban meninggal dunia dalam kondisi hangus.

Dari data sementara, pengemudi bus ALS bernama Alif (44), warga Jawa Tengah, dilaporkan meninggal dunia akibat terbakar. Sementara dua kru bus lainnya, yakni M Fadli asal Riau mengalami luka gores, sedangkan Saf (50), warga Medan, turut meninggal dunia.

Sementara dari pihak mobil tangki PT Seleraya, pengemudi bernama Yanto bersama seorang penumpang bernama Martini juga ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraan yang terbakar.

Kabag Ops Polres Muratara Kompol Zulfikar, SH dalam laporan singkatnya menyebutkan, kecelakaan diduga terjadi saat bus ALS yang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi berusaha menghindari lubang di jalan.

“Diduga mobil ALS menghindari lubang dan membelok ke kanan sehingga bertabrakan dengan mobil tangki Seleraya yang datang dari arah berlawanan,” demikian isi laporan kepolisian.

Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan langsung terbakar. Polisi juga menduga jumlah penumpang bus mencapai sekitar 13 orang, namun hingga kini proses pendataan korban masih terus dilakukan.

Update terbaru dari petugas di lapangan menyebutkan, sebanyak 16 kantong jenazah telah berada di Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau. Seluruh korban meninggal dunia ditemukan dalam kondisi hangus terbakar.

Rencananya, seluruh jenazah akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk proses autopsi dan identifikasi lebih lanjut. Sementara korban selamat yang mengalami luka-luka masih dalam pendataan pihak kepolisian dan tim medis.

Saat ini Satlantas Polres Muratara masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan korban, koordinasi dengan rumah sakit, serta pengumpulan keterangan saksi-saksi.(red) 

Tidak ada komentar