HEADLINE

Di Tengah Instruksi Presiden soal Efisiensi, DPRD Lampung Barat Diduga Lakukan Kunjungan Kerja

Di Tengah Instruksi Presiden soal Efisiensi, DPRD Lampung Barat Diduga Lakukan Kunjungan Kerja


Lampung Barat – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah digencarkan pemerintah pusat, muncul dugaan aktivitas kunjungan kerja yang dilakukan oleh anggota DPRD Lampung Barat ke luar daerah.


Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 menekankan pentingnya penghematan anggaran baik dalam APBN maupun APBD. Kebijakan tersebut secara tegas mengarahkan seluruh instansi pemerintah untuk lebih selektif dalam penggunaan anggaran, termasuk memangkas kegiatan yang dinilai tidak prioritas seperti perjalanan dinas, kegiatan seremonial, hingga studi banding.


Bahkan, Presiden juga menginstruksikan pemerintah daerah untuk mengurangi belanja perjalanan dinas hingga 50 persen sebagai bagian dari langkah efisiensi nasional. 


Terbaru, pemerintah juga memperketat pembatasan perjalanan dinas, termasuk ke luar negeri, yang hanya diperbolehkan dalam kondisi sangat mendesak. 


Namun, di tengah kebijakan tersebut, beredar informasi bahwa sejumlah anggota DPRD Lampung Barat diduga tetap melaksanakan kegiatan kunjungan kerja ke luar kabupaten.


Saat dikonfirmasi, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Lampung Barat dan Ketua DPRD Lampung Barat belum memberikan kejelasan terkait informasi tersebut. Upaya konfirmasi dilakukan melalui pesan WhatsApp pada Kamis (9/4/2026), namun hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikasi resmi terkait benar atau tidaknya kegiatan kunjungan kerja tersebut.


Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah publik, mengingat pemerintah pusat tengah mendorong seluruh jajaran pemerintahan untuk menahan belanja yang tidak mendesak dan lebih memprioritaskan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.


Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak DPRD Lampung Barat terkait dugaan tersebut. Publik pun menunggu transparansi serta penjelasan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah upaya efisiensi anggaran yang sedang digalakkan pemerintah.(red) 

Tidak ada komentar