HEADLINE

Parosil Tegaskan Pembangunan Lampung Barat Berbasis SDM, Puluhan Mahasiswa Dibiayai Hingga Lulus

Parosil Tegaskan Pembangunan Lampung Barat Berbasis SDM, Puluhan Mahasiswa Dibiayai Hingga Lulus


Lampung Barat – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program pendidikan, mulai dari beasiswa hingga bantuan perlengkapan sekolah. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dalam menyiapkan generasi muda yang berkualitas untuk masa depan daerah.


Komitmen tersebut disampaikan Parosil saat menerima sejumlah mahasiswa penerima beasiswa daerah di Lamban Dinas Bupati, Jumat, 13 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, Parosil menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, melainkan harus diimbangi dengan peningkatan kualitas manusia.


Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan kemajuan daerah.


“Pembangunan tidak cukup hanya dengan infrastruktur. Investasi terbesar bagi daerah adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan,” ujar Parosil.


Parosil menjelaskan, sejak menjabat sebagai Bupati Lampung Barat, pemerintah daerah telah membiayai pendidikan mahasiswa kedokteran hingga lulus sebanyak 13 orang.


Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengatasi keterbatasan tenaga medis di Lampung Barat.


Para penerima beasiswa kedokteran nantinya akan ditempatkan di berbagai fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah, terutama di puskesmas maupun RSUD Alimuddin Umar. Mereka juga memiliki kewajiban mengabdi di Lampung Barat selama lima tahun setelah menyelesaikan pendidikan.


Bupati yang akrab disapa Pak Cik itu juga mengungkapkan bahwa program beasiswa tersebut sangat membantu masyarakat kurang mampu. Bahkan, ada salah satu penerima program pendidikan tinggi gratis yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi sangat terbatas.


“Ada penerima beasiswa yang orang tuanya benar-benar tidak mampu. Ibunya hanya bekerja sebagai tukang cuci baju. Program ini hadir agar anak-anak Lampung Barat tetap memiliki kesempatan meraih pendidikan tinggi,” kata Parosil.


Selain beasiswa kedokteran, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat juga memberikan beasiswa di bidang seni budaya dan Bahasa Lampung sebagai upaya melestarikan kearifan lokal. Saat ini tercatat sebanyak 17 mahasiswa menerima beasiswa seni budaya dan 8 mahasiswa menerima beasiswa Bahasa Lampung.


Dari jumlah tersebut, enam orang penerima beasiswa seni budaya telah menyelesaikan pendidikan, sementara dua orang penerima beasiswa Bahasa Lampung juga telah lulus.


Menurut Parosil, keberadaan program ini sangat penting untuk menjaga keberlangsungan budaya daerah yang mulai tergerus perkembangan zaman.

“Seni budaya dan Bahasa Lampung ini harus kita lestarikan. Salah satu caranya dengan mendukung pendidikan di bidang tersebut, sekaligus sering mengadakan kegiatan atau event seni budaya,” ujarnya.


Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan program baru berupa “Satu Sarjana untuk Satu Keluarga Tidak Mampu”. Program ini ditujukan bagi keluarga yang belum memiliki anggota keluarga bergelar sarjana.


Program tersebut diperuntukkan bagi 60 orang penerima manfaat, yang terdiri dari 30 mahasiswa program Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan 30 mahasiswa bidang kewirausahaan.


Parosil menjelaskan bahwa terdapat sejumlah syarat bagi penerima program tersebut, di antaranya belum berkeluarga, berasal dari keluarga yang belum memiliki anggota sarjana, serta tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).


“Program ini kita siapkan agar keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan melahirkan sarjana dari keluarganya,” kata Parosil.


Di sektor pendidikan dasar dan menengah, pemerintah daerah juga tetap menjalankan program pembagian seragam sekolah gratis bagi para pelajar. Program tersebut merupakan salah satu janji kampanye Parosil saat mencalonkan diri sebagai Bupati Lampung Barat.


Ia menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan program tersebut setiap tahun sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan sekaligus membantu meringankan beban masyarakat.


“Program seragam gratis ini adalah janji kami saat kampanye. Karena itu pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan bantuan seragam dan buku tulis setiap tahun,” ujarnya.

Melalui program tersebut, setiap siswa baru di Lampung Barat akan menerima tiga stel seragam sekolah gratis beserta bantuan buku tulis.


Dengan berbagai program pendidikan yang dijalankan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berharap semakin banyak generasi muda daerah yang mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan pada akhirnya kembali berkontribusi dalam pembangunan daerah.(red) 

Tidak ada komentar